Sultan Muhammad Salahuddin di lahirkan pada tanggal 14 Juli 1889, anak dari Sultan Ibrahim Sultan Bima ke 13 dengan Permaisurinya yang bernama Siti Fatimah Lalu Yusuf Ruma Sakuru, Sultan Muhammad Salahuddin dikukuhkan menjadi Sultan Bima ke 14 pada tahun 1915.
Sultan Muhammad Salahuddin di depan rumahnya Asi Raba, sebelum dinobatkan sebagai Sultan, dia diangkat menjadi Tureli Donggo, yaitu jabatan untuk para Pangeran didalam Majelis Pemerintahan Kesultanan Bima.

Berbaur bersama rakyatnya di setiap acara, pada foto ini Sultan bersama para Atlet Sepak Bola di alun-alun Raba tahun 1927, dalam foto dari kiri tampak terlihat Sultan Muhammad Salahuddin, seorang Guru HIS (Hollandsch Inlandsche School), Adik Sultan Abdullah (Ruma Haji), Amakau Ollah (Ruma Wa, adik Raja Bicara), Raja Sakuru Abdul Aziz (Ruma Parenta). 

Rapat bersama kepala Resident Dutch of Timor C. Schult yaitu kepala wilayah Pemerintahan Hindia Belanda untuk bagian Timor, dimana dulunya Bima adalah Ibukota keresidenant Timor. Dalam foto dari kiri, Raja Sakuru Abdul Aziz, Raja Bicara Abdul Hamid, dua pegawai resident, C. Schult (tengah), Sultan Muhammad Salahuddin, Datu Ranga (Kesultanan Sumbawa). foto diambil di Istana Sultan kemungkinan di Asi Raba tahun 1927.

Sultan (tengah) bersama Meneer Weidner (kiri) seorang dokter asal Belanda yang ditugaskan oleh Pemerintahan Hindia belanda untuk mengelola Rumah Sakit di Bima dan Raja Sakuru (kanan) Abdul Aziz seorang Ruma Sakuru, jabatan sebagai penasehat dalam Majelis Pemerintahan Kesultanan Bima, foto tahun 1927. 

Disela kesibukkannya sebagai Sultan, beliau juga sering bersantai di salah satu Cafe dan Restauran P.P.K.B di Raba, dalam foto bersama Raja Bicara Abdul Hamid (berdiri), para pegawai keresidenant dan para guru sekolah HIS. foto diambil tahun 1927. 

Sultan Muhammad Salahuddin bersama Meneer Evers dan Mohede, dikediaman Meneer Evers di Raba. Sultan adalah sosok yang sangat terbuka kepada sesiapun, pergaulannya tidak memandang bulu, Sultan sangat terkenal akan pengetahuannya pada ilmu agama. foto di ambil tahun 1927.

Foto  Sultan Ibrahim (ayah) bersama putra-putranya dari kiri Muhammad Salahuddin (Putra Mahkota), Abdullah (Ruma Haji), Sultan Ibrahim, Nazaruddin (Ruma Uwi), Abdul Qadim (Ruma Siso), foto di ambil pada tahun 1910 di Batavia (Jakarta) saat Sultan Ibrahim berkunjung di kantor Gubernur dan melaporkan Muhammad Salahuddin sebagai Jena Teke yaitu Putra Mahkota Kesultanan Bima.



Kurator dan keterangan foto oleh mbojoklopedia.com


1 komentar Blogger 1 Facebook

  1. ayo ditunggu apa lagi segera bergabung dengan kami di D*E*W*A*P*K
    hanya dengan minimal deposit 10.000, dapat uang jutaan rupiah...
    segera daftar ya, ditunggu lohhh...^^

    BalasHapus

 
Mbojoklopedia © 2013. All Rights Reserved. Powered by Jelajah Bima
Top