Begitu tiba di Bima mata akan langsung dimanjakan oleh berbagai keindahan yang unik, seperti saat pesawat akan landing di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin suguhan view tambak garam di Palibelo sangat memukau mata, tak ayal biasanya para penumpang mengeluarkan kamera dan handphone mereka untuk menangkap view tersebut.

Tambak garam Palibelo secara tak langsung sudah menjadi ikon dari Bima itu sendiri, banyak tercipta berbagai karya foto tentang tambak Palibelo yang di ambil oleh para fotografer saat mengunjungi Bima,  pesona tambak itu juga menarik hati seorang fotografer  professional yang bernama Jez O`hare spesialis foto udara yang mengambil foto tambak dengan gantole bermesin.

Bima memang bukan seperti Lombok maupun Bali yang penuh dengan pantai-pantai yang eksotik, tapi Bima mempunyai kemilau keindahan yang unik-unik serta budaya dan sejarah yang sangat istimewa. Suguhan Alam yang indah terbentang mulai dari Tambora, Sanggar, hingga Sape tak kalah indahnya.

View Plibelo dan sekitarnya pada saat sore hari

Beberapa keindahan itu antara lain kawah Tambora merupakan kawah terbesar se-Indonesia dengan keindahan alam dan nilai historial-nya yang menguncang dunia, kemudian keindahan pantai-pantai di Lambu dan Sape menjadi daya tarik yang sangat energik bagi wisatawan. Di tambah pesona Teluk Bima yang mempunyai beberapa keistimewaan serta keunikan yang memukau salah satunya situs Wadu Pa`a yang sangat harus dijaga sebagai bukti peradaban tanah Bima pada masa silam.

Kearifan budaya Bima juga sangat istimewa seperti di Desa Mbawa Donggo dan Wawo yang masih menyimpan tradisi leluhur mereka hingga kini, potensi alam dan budaya Bima sangat kaya jika pemerintah lokal bisa melihat denga jeli apa yang bisa dikembangkan untuk dunia pariwisatanya, pengembangan wisata bukan hanya promo tapi juga memerlukan edukasi untuk sadar wisata yang mempunyai rasa memiliki dan menjaganya.

Bima, jika mendengar nama itu pasti langsung menerka dengan persoalan konflik yang sering terjadi dan pemberitaannya sering keluar di TV nasional dan media cetak, ditambah lagi di berbagai medsos (Media Sosial) dimana pengguna yang sering berbagi tentang perkelahian dan  info-info yang tidak penting tentang Bima, sebenarnya itu secara tidak langsung menurunkan daya tarik orang untuk berkunjung ke Bima, semoga dengan adanya sadar wisata pengguna medsos mau berbagi tentang keindahan alam budaya Bima yang jauh lebih bermanfaat.(mbojoklopedia.com)



0 komentar Blogger 0 Facebook

Posting Komentar

 
Mbojoklopedia © 2013. All Rights Reserved. Powered by Jelajah Bima
Top