Jika Anda seorang traveler yang tertarik pada hal-hal berbau sejarah dan gunung api , Tambora menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat direkomendasikan. Area penggalian situs Tambora yang telah dicatat ARKERNAS (Arkeologi Nasional) sebagai salah satu kekayaan Nusa Tenggara Barat ini berlokasi di So Fanda Desa Oi Bura, Kecamatan Tambora Kabupaten Bima.

Situs Tambora merupakan lokasi penggalian akibat letusan Tambora 1815 yang pertama kali Situs Tambora menjadi terkenal di seluruh dunia di gali oleh Profesor Haraldur Sigurdsson, ahli geologi dari Universitas Rhode Island, Amerika Serikat, yang menggali di sana pada 2004. Saat itu, Sigurdsson menggambarkan permukiman penduduk itu terbakar habis lalu terkubur.

Disana, anda bisa merasakan pengalaman wisata petualang, yang mengijinkan anda untuk jalan-jalan sembari melihat-lihat berbagai macam fosil, hasil-hasil seni dan perkakas kuno buatan manusia yang sangat kuno, yakni berusia sekitar 200 tahun. Di beberapa area tertentu, Anda bahkan bisa menemukan peninggalan jaman Belanda yang usianya lebih 50 tahun yaitu pabrik kopi yang di bangun tahun 1933.

Jika Anda benar-benar tertarik untuk mengunjungi situs penggalian tersebut, September 2014 hingga Juli 2015 menjadi bulan-bulan yang paling dianjurkan. Di waktu-waktu tersebut, banyak arkeolog yang melakukan penggalian dan bisa disaksikan langsung oleh para pengunjung. Situs tersebut bisa Anda kunjungi dari jam 8 pagi sampai 5 sore.

Sebagai kenang-kenangan, anda diperbolehkan untuk mengabadikan gambar. Namun, anda dilarang keras untuk merokok apalagi mengambil barang-barang peninggalan yang ada disana. Jangan berpikiran untuk mencoba-coba karena Anda akan didampingi oleh seorang petugas setempat yaitu Bapak Parno selaku penjaga situs.


0 komentar Blogger 0 Facebook

Posting Komentar

 
Mbojoklopedia © 2013. All Rights Reserved. Powered by Jelajah Bima
Top