Kering kersang kepulan asap keluar dari mulut tua yang sedang menikmati Rongko Ta'a miliknya.
Hanya selinting namun panjang dari rokok biasanya. Rongko Ta'a di linting dari daun lontar tua yang di tipiskan lagi.


Rongko Ta'a akan semakin nikmat bila lintingannya padat dan terisi tembakau pilihan yang dibelinya di pasar.



Sekarang Rongko Ta'a cuman di nikmati oleh orang tertentu yang menjaga Oma kebunnya di atas gunung. Dulu di kota Bima pun banyak yang merokok ini, seiring waktu akhirnya tergeser oleh rokok kemasan bermerk.



0 komentar Blogger 0 Facebook

Posting Komentar

 
Mbojoklopedia © 2013. All Rights Reserved. Powered by Jelajah Bima
Top