Tarian kalero berasal dari Donggo suatu Desa yang terletak di atas gunung Salunga yang masuk di wilayah Kabupaten Bima, tarian Kalero merupakan tarian klasik yang masih tetap dipelajari oleh masyarakat Donggo. Tarian ini termasuk tarian yang mempunyai nilai original yang kental dengan adat setempat karena sejak dulu hingga sekarang gerakan tarian Kalero tetap sama dan tidak ada modifikasi.

Di percaya tarian Kalero tercipta sejak abad ke 7 saat tanah Bima (dana Mbojo) masih di kepalai oleh para Ncuhi (sejenis kepala suku) dan dimana masih menganut kepercayaan makamba-makimbi (aninisme dan dinanisme).

Tarian Kalero ini merupakan tarian spiritual masyarakat Donggo yang berhubungan dengan kepercayaan orang Donggo zaman dulu untuk menghormati yang meninggal, yang setiap gerakannya mempunyai makna dalam meratapi kerabat yang telah meninggal atau berkabung, arti dari setiap gerakan Kalero ini yaitu kesedihan, harapan, dan penghormatan kepada yang meninggal, Ceritanya orang Donggo zaman dulu mempercayai bahwa Kalero ini merupakan media untuk komunikasi dengan arwah kerabat mereka.

Pakaian para penarinyapun harus serba hitam, karena Hitam mempunyai arti kedukaan pada umumnya. Music yang mengiringi tarian Kaleropun sangat beda dengan music tradisional di Bima, alunan dan ritmenya juga mengambarkan kedukaan kerabat yang sangat mendalam.

0 komentar Blogger 0 Facebook

Posting Komentar

 
Mbojoklopedia © 2013. All Rights Reserved. Powered by Jelajah Bima
Top